POSMETRO MEDAN,Medan- Anggota Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Sumatera Utara dari Fraksi PDIP, Alfriansyah Ujung ST, mendesak pemerintah pusat menetapkan status darurat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera, terutama Sumatera Utara, sebagai bencana nasional.
Anggota Komisi B DPRD Sumut ini meminta agar pusat mengusut akar masalah terjadinya bencana. Dia mengatakan, diduga bencana dipicu oleh masifnya perambahan hutan.
"Diduga perusakan hutan untuk kepentingan membuka lahan perkebunan sawit dan alih fungsi kawasan," kata Aflriansyah, Sabtu (05/12/2025).
Dugaan itu, kata Alfri, diperkuat dengan temuan hanyutnya kayu gelondongan besar dan kecil dari hulu-hulu Sungai, baik yang terjadi di Tapanuli Tengah, maupun Tapanuli Selatan, salah satunya di Kecamatan Batangtoru.
"Itu membuktikan ada kegiatan penebangan liar ataupun pengrusakan hutan," ujar Ketua KNPI Dairi itu.
Dia juga meminta agar penanganan bencana tidak hanya berhenti pada urusan pembagian logistik kebutuhan pokok belaka. Pemerintah, juga harus membantu perbaikan rumah warga yang rusak, penataan ulang lahan pertanian, hingga perbaikan infrastruktur.
Mengingat dampak kerusakan dan jumlah korban yang amat besar dalam bencana ini, dia mengatakan PDIP juga mendesak agar Presiden Prabowo Subianto menetapkan status darurat bencana nasional di Sumatera. (RED/rel)