POSMETRO MEDAN,Medan- Penggusuran yang berlangsung di kawasan Pasar 3, Kecamatan Percut Sei Tuan, kembali menyisakan cerita unik sekaligus menggelitik.
Saat sejumlah lapak dan bangunan warga diratakan petugas, justru terlihat satu bangunan permanen berdiri kokoh tepat di tengah lokasi penggusuran. Ironisnya, bangunan tersebut berdiri melintang di atas parit, namun tetap "aman" tanpa tersentuh alat berat.
Keberadaan bangunan yang lolos dari penggusuran ini memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Warga menilai pihak kecamatan dan Satpol PP seolah "tidak melihat" keberadaan bangunan tersebut.
"Apa gak nampak sama pihak kecamatan? Atau memang sengaja dibuat tak terlihat?" ujar salah seorang warga dengan nada heran.
Seorang warga lainnya, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan dugaan bahwa bangunan tersebut milik seorang kepala lingkungan (kepling).
"Dua bangunan itu punya kepling, Bang. Mungkin udah ada negosiasi mereka," ujarnya.
Dugaan adanya "tebang pilih" dalam proses penertiban ini memperburuk citra Camat Percut Sei Tuan dan Satpol PP Deliserdang di mata masyarakat. Warga menilai penertiban semestinya dilakukan secara adil dan tanpa intervensi kepentingan tertentu.
"Kalau mau ditertibkan, ya semuanya. Jangan ada yang kebal hukum," tambah seorang pedagang yang lapaknya ikut digusur.
Hingga berita ini dibuat, belum ada penjelasan resmi dari pihak kecamatan terkait alasan bangunan tersebut tidak ikut dibongkar.(REZ)