POSMETRO MEDAN,Tapanuli Selatan — Semangat kebersamaan dan kepedulian kemanusiaan kembali terpancar di tengah duka pascabencana alam tanah longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (30/12/2025).
Dalam rangka Kerja Bakti Sinergitas Penanggulangan Bencana dan Misi Kemanusiaan, Personel Batalyon-C yang dipimpin langsung oleh Iptu Deny Linus Tarigan, S.H. bergerak cepat melanjutkan pembersihan rumah-rumah warga serta rumah ibadah yang terdampak parah akibat curah hujan tinggi.
Fokus utama kegiatan adalah pembersihan rumah warga yang masih tertimbun lumpur, pasir, dan material kayu, terutama di bagian belakang rumah.
Hingga saat ini, proses pembersihan telah mencapai sekitar 75 persen, meskipun masih ditemukan banyak genangan air yang memperlambat proses pengerjaan. Namun demikian, semangat pantang menyerah terus ditunjukkan demi memulihkan kehidupan masyarakat secepat mungkin.
Tak hanya rumah warga, perhatian besar juga diberikan pada Rumah Ibadah Gereja GKPA Aek Ngadol yang sebelumnya terendam air akibat meluapnya aliran air hujan.
Personel Batalyon-C bersama masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pengurasan air serta pembersihan bagian dalam dan luar gereja, hingga akhirnya rumah ibadah tersebut kembali layak digunakan.
Sebagai simbol pemulihan spiritual dan penguatan iman di tengah musibah, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Pdt. Biston Simanjuntak, S.Th. Ibadah tersebut berlangsung penuh khidmat, menjadi momen haru sekaligus penguat harapan bagi jemaat dan seluruh warga yang terdampak.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu menghadirkan kekuatan besar dalam menghadapi bencana. Di tengah lumpur dan sisa-sisa material bencana, tumbuh semangat solidaritas, kepedulian, dan harapan baru untuk bangkit bersama.
Misi kemanusiaan ini bukan sekadar pembersihan fisik, tetapi juga upaya memulihkan harapan dan meneguhkan rasa persaudaraan di tengah cobaan.(REZ)