POSMETRO MEDAN, Medan — Mengawali hari kerja perdana di tahun 2026, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution secara resmi melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Pelantikan ini menjadi langkah strategis Pemprov Sumut dalam memperkuat struktur birokrasi sekaligus memastikan keberlanjutan program pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang tahun 2026.
Empat pejabat yang dilantik tersebut yakni IlIyan Chandra Simbolon sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, Rahmad Hidayat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Nur Baeti Harahap sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Suryani Purnamawati sebagai Direktur Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem Sumatera Utara.
Dari keempat pejabat yang dilantik, dua di antaranya merupakan pejabat yang sebelumnya bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Penempatan pejabat lintas daerah ini dinilai sebagai bagian dari upaya penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah kabupaten/kota, khususnya dalam menyelaraskan kebijakan dan percepatan pelayanan publik.
Dalam prosesi pelantikan, Gubernur Bobby Nasution menyampaikan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang menuntut tanggung jawab, integritas, serta kinerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Dengan ini saya melantik saudara-saudari untuk mengisi jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara," ucap Bobby Nasution saat membacakan sumpah jabatan.
Lebih lanjut, Bobby menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tetap berkomitmen menjalankan sistem kerja kolaboratif sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga dan antar-OPD menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis daerah.
"Di tahun 2026 ini banyak pekerjaan rumah yang harus segera kita selesaikan. Mulai dari percepatan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penanganan dan pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Untuk itu saya minta seluruh OPD bekerja dengan sistem kolaborasi yang cepat dan tepat sesuai dengan tagline kita," tegas Bobby.
Gubernur juga meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing serta memahami persoalan riil yang dihadapi masyarakat. Ia menekankan pentingnya kepekaan sosial, terutama bagi OPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan dasar seperti sosial, perumahan, investasi, dan kesehatan.
Khusus kepada Kepala Dinas Sosial yang baru, Bobby menyoroti pentingnya penanganan kelompok rentan dan dampak sosial pascabencana. Sementara pada sektor perumahan dan kawasan permukiman, ia meminta adanya percepatan pembangunan hunian layak dan penataan kawasan yang berkelanjutan.
Di sektor penanaman modal dan pelayanan satu pintu, Bobby menekankan perlunya peningkatan iklim investasi yang ramah, transparan, dan berorientasi pada kemudahan berusaha. Adapun kepada Direktur RS Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem, Gubernur mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan jiwa yang humanis dan profesional.