Wali Kota Tanjungbalai Ingin Relokasi Pedagang Pasar Bahagia Tuntas Akhir Maret

Evi Tanjung - Selasa, 03 Maret 2026 14:53 WIB
ist
Pedagang pasar Bahagia yang menggunakan fasilitas umum yakni Jalan KH Ahmad Dahlan, akan direlokasi ke bangunan pasar yang telah rampung pembangunannya, akhir Maret ini.

POSMETRO MEDAN, Tanjungbalai - Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyatakan ratusan pedagang pasar Bahagia yang menggunakan fasilitas umum yakni Jalan KH Ahmad Dahlan, akan direlokasi ke bangunan pasar yang telah rampung pembangunannya, akhir Maret ini.

Hal itu diungkapkan Wali Kota saat melakukan monitoring harga bahan pangan sekaligus meninjau bangunan baru yang masih satu kesatuan dengan pasar tradisionil Bahagia, berlokasi di lahan eks penyimpanan mobil Pemadam Kebakaran daerah setempat, Senin (2/3/2026).

Kedatangan Wali Kota bersama rombongan disambut antusias para pedagang. Ia menjelaskan tujuan monitoring untuk mengetahui ketersediaan bahan pokok, dan melihat langsung transaksi antara penjual dan pembeli.

Kepada pedagang yang menggunakan bahu hingga badan jalan, Wali Kota menyosialisasikan terkait rencana Pemkot Tanjungbalai merelokasi para pedagang ke bangunan baru yang telah rampung pembangunannya.

"Bangunan pasar yang baru sudah selesai, lapak atau los di sedang ditata untuk penempatan para pedagang. Dengan relokasi kedepan aktivitas jual beli diharapkan menjadi lebih rapi, tertib dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat sebagai pembeli," kata Wali Kota.

Mahyaruddin melanjutkan, setelah relokasi selesai pada akhir bulan ini, kedepannya kemacetan yang selama ini terjadi bisa terurai, sehingga estetika kawasan tercipta, lingkungan pasar jadi lebih bersih, nyaman dan teratur.

"Pasar yang baru dirancang dengan konsep yang lebih modern dan layak, sehingga mampu meningkatkan kenyamanan serta keamanan aktivitas jual beli masyarakat. Kedepannya, jika relokasi selesai kemacetan pasti dapat diurai," kata Mahyaruddin Salim.

Wali Kota menambahkan, Pemkot Tanjungbalai tidak hanya menata pasar Bahagia agar lebih rapi dan tertib. Lokasi parkir yang selama ini banyak dikeluhkan warga saat berada di pasar akan dikelola dengan baik, tidak liar.

Plt Kadis Perdagangan dan Perindustrian, Wiwi Fitria menjelaskan, ada 120 lapak yang nantinya akan diisi pedagang lama khususnya masyarakat Tanjungbalai (dibuktikan KTP) yang selama ini menggunakan bahu hingga badan jalan dalam aktivitas berjualan.



Tag:

Berita Terkait