POSMETRO MEDAN, Aceh Tamiang - Mahasiswa Universitas Negeri Medan sedang melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam Program Mahasiswa Berdampak Pemulihan Bencana Sumatera. Lokasi program PKM ini dilaksanakan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Program Mahasiswa Berdampak ini mengusulkan solusi inovatif untuk mengatasi dampak banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, yang menyebabkan lebih dari 262.000 jiwa terdampak, 57 orang meninggal, dan ratusan hektare lahan pertanian rusak, hal ini tentu mengancam ketahanan pangan masyarakat lokal. Program ini menargetkan dua kelompok mitra sasaran kelompok tani produktif dan kelompok pemuda nonproduktif dilokasi kegiatan.
Program ini memberikan solusi utama yang ditawarkan yakni implementasi Flores- Farm (Floating Resilience Farm), yaitu sistem pertanian terapung berbasis teknologi IoT yang mengintegrasikan platform terapung modular, greenhouse ringan, budidaya tanaman adaptif banjir (sorgum, talas, moringa), dan sensor IoT untuk sistem peringatan dini banjir. Untuk mitra produktif, program fokus pada pemulihan produksi pangan melalui 10 unit Flores- Farm yang mampu beroperasi di lahan tergenang, dilengkapi sensor ketinggian air yang memberikan notifikasi realtime kepada komunitas.
Untuk mitra nonproduktif, program menyediakan pelatihan literasi mitigasi bencana, pengolahan pangan adaptif, dan pembentukan kelompok relawan early warning system. Program ini dirancang dengan pendekatan partisipatif berbasis Community Based Disaster Risk Reduction (CBDRR) dan Participatory Learning and Action (PLA), melibatkan kolaborasi lintas sektor antara petani, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan tim mahasiswa. Target capaian meliputi instalasi 10 unit FLORESFARM dalam 3 minggu, aktivasi 100% sensor IoT, produksi minimal 1 ton bahan pangan dalam 12 bulan, pelatihan 60 petani, dan pengembangan minimal 5 jenis produk olahan. Program berlangsung selama 1 bulan penuh.
Tim PKM, UKM Persma Kreatif Unimed telah melaksanakan kegiatan Sosialisasikan Program Flores Farm Berbasis IoT di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, yang dilaksanakan pada Minggu, 8 Maret 2026 di Musolla Meunasah Al Maghfirah dan dihadiri puluhan masyarakat bapak dan ibu petani yang tergabung dalam komunitas petani dan komunitas pemuda setempat.
Tim pelaksana PKM Program Mahasiswa Berdampak dalam pemulihan bencana Sumatera ini diketuai Dr. M. Surip, S.Pd., M.Si, dengan anggota Selvia Dewi Pohan, M.Si., Ph.D, dan Heppy Setya Prima, M.Biotech, serta 50 orang mahasiswa Unimed.
Acara sosialisasi dibuka Sekretaris Desa Mekar Jaya, Bayu Rinal Gunawan, yang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada tim mahasiswa Unimed yang telah memilih desanya sebagai lokasi pelaksanaan program PKM ini. Ia menilai kehadiran mahasiswa membawa harapan baru bagi masyarakat. "Pemerintah desa sangat berterima kasih atas kehadiran mahasiswa Unimed yang membawa program pemberdayaan masyarakat ini. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana di desa kami, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan serta upaya menghadapi potensi banjir di wilayah kami," ujarnya.