POSMETRO MEDAN,Karo- Sebanyak delapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dihentikan sementara operasionalnya.
Penutupan sementara tersebut dilakukan berdasarkan surat Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 769/D.TWS/03/2026 tertanggal 8 Maret 2026 tentang pemberhentian operasional sementara SPPG di wilayah Sumatera Utara.
Adapun delapan dapur SPPG yang dihentikan sementara operasionalnya yakni SPPG Karo Berastagi Raya, SPPG Karo Munte Kineppen, SPPG Karo Tiga Binanga Tiga Bunga, SPPG Karo Tigapanah Sukadame, SPPG Karo Kabanjahe Kacaribu, SPPG Karo Kabanjahe Sumber Mufakat, serta SPPG Karo Berastagi Sempajaya.
Saat tim media melakukan liputan di salah satu lokasi yang tutup, yakni SPPG Kabanjahe Sumber Mufakat, terlihat para pegawai sedang duduk menunggu aktivitas lanjutan. Di lokasi tersebut juga tampak pekerja tengah mengerjakan pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Pemberhentian operasional sementara itu didasarkan pada laporan Koordinator Regional Provinsi Sumatera Utara yang menyebutkan sejumlah dapur SPPG belum melakukan pendaftaran Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) atau belum memiliki instalasi pengolahan air limbah, meskipun telah lebih dari 30 hari sejak mulai beroperasi.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa beberapa dapur SPPG di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Karo, diminta menghentikan sementara kegiatan operasional hingga proses verifikasi dan pemenuhan standar yang ditetapkan selesai dilakukan.
Langkah penghentian sementara ini bertujuan memastikan seluruh dapur SPPG yang beroperasi telah memenuhi persyaratan administrasi, standar sanitasi, serta ketentuan teknis lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Setelah seluruh persyaratan dipenuhi dan proses verifikasi selesai, dapur SPPG tersebut dapat kembali melanjutkan operasionalnya.
Terkait hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, Glora Karunia Putra Ginting, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Rabu (11/03) mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
"Sebentar kami cek. Boleh diinformasikan dapur mana saja?" ujar Sekda. Ia menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan koordinator wilayah di Kabupaten Karo.