POSMETRO MEDAN-Wisnu Hermawan Februanto menghadiri kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago dalam rangka kegiatan silaturahmi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh adat di Markas Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan pada Minggu, 15 Maret 2026.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan di wilayah Sumatera Utara. Selain itu, kegiatan silaturahmi ini juga bertujuan mempererat hubungan antara aparat negara dengan para tokoh masyarakat yang memiliki peran strategis dalam menjaga kondusivitas daerah.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda Sumatera Utara, para pejabat utama TNI–Polri, serta perwakilan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Sumatera Utara.
Kapolda Sumut menyampaikan bahwa sinergitas antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Menurutnya, peran tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat sangat besar dalam menjaga keharmonisan serta meredam potensi konflik di tengah masyarakat.
"Kebersamaan dan komunikasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat. Dengan sinergi yang solid, berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini," ujar Kapolda Sumut.
Sementara itu, Menko Polkam RI Djamari Chaniago dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat di Sumatera Utara untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan stabilitas nasional.
Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan faktor utama dalam mendukung pembangunan serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat harus terus dipelihara.
Pertemuan yang berlangsung di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan tersebut juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan stabilitas keamanan, pencegahan konflik sosial, serta upaya menjaga kerukunan antar umat beragama dan antar suku di Sumatera Utara.