POSMETRO MEDAN,Simalungun – Guna memastikan proses seleksi berjalan transparan dan profesional, Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, melaksanakan pengecekan langsung kegiatan Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026, di Aula Andar Siahaan Polres Simalungun, Kamis, 26 Maret 2026 sekira pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Simalungun dalam menjamin proses rekrutmen anggota Polri berlangsung secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).
Dalam keterangannya, AKBP Marganda Aritonang menyampaikan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan berjalan sesuai prosedur dan tidak ada penyimpangan.
"Kami ingin memastikan bahwa proses penerimaan anggota Polri di Polres Simalungun berjalan secara transparan dan profesional, serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta," ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Polres Simalungun, di antaranya Kasat Intelkam IPTU Rido Valentino Pakpahan, S.Kom., MH, Kasubbag Binkar AKP Edy Syahputra, SH, MH, serta Kasidokkes dr. Siro Venesia Banjarnahor, bersama personel Brigadir dan ASN yang terlibat dalam pelaksanaan seleksi.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres juga melakukan pengecekan terhadap proses verifikasi berkas para peserta serta kesiapan panitia dalam memberikan pelayanan kepada para pendaftar.
"Seluruh tahapan harus dilaksanakan sesuai aturan, tanpa adanya praktik kecurangan. Kami juga mengingatkan panitia untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta," tegasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga Kamis, 26 Maret 2026 pukul 11.00 WIB, jumlah pendaftar online penerimaan anggota Polri di Polres Simalungun tercatat sebanyak 112 orang. Rinciannya meliputi 16 pendaftar Akpol, 87 pendaftar Bintara, serta beberapa kategori lainnya seperti Bintara penyidik, intelijen, bakomsus, hingga Polairud dan Tamtama Brimob.
Sementara itu, jumlah peserta yang telah melaksanakan verifikasi berkas mencapai 30 orang, terdiri dari 3 peserta Akpol dan 27 peserta Bintara.
AKBP Marganda Aritonang menegaskan bahwa tingginya minat masyarakat untuk bergabung menjadi anggota Polri merupakan hal positif yang harus diimbangi dengan proses seleksi yang berkualitas.