POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video yang memperlihatkan aksi perkelahian satu lawan satu diduga melibatkan pelajar di wilayah Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut.
Video berdurasi 90 detik tersebut memicu kekhawatiran publik setelah tersebar luas di platform Facebook pada Selasa (14/4/2026).
Berdasarkan pantauan, unggahan tersebut telah mendapatkan ribuan respons dari netizen. Dalam video itu, terlihat dua orang pemuda melakukan kontak fisik yang disaksikan oleh puluhan rekan seusianya yang terlihat masih memakai baju seragam sekolah.
Keterangan dalam video menyebutkan bahwa insiden tersebut melibatkan seorang pelajar SMK dengan seorang alumni, namun lokasi pasti dan asal sekolah pihak yang terlibat belum dapat dipastikan.
Unggahan dari akun media sosial lokal tersebut memicu pro dan kontra di kolom komentar. Hingga berita ini ditayangkan, unggahan telah dibagikan ratusan kali.
Beberapa netizen menyayangkan aksi kekerasan tersebut dan meminta konten video segera dihapus guna mencegah dampak psikologis bagi anak-anak lainnya.
"Kau hapus ini, sakit hatiku karena aku punya anak SMA. Bagus kalau lengkap alat buktimu, lapor saja," tulis Hasan Rambe akun netizen, menekankan pentingnya penyelesaian melalui jalur formal daripada sekadar viral di media sosial.
Menanggapi hal ini, Ketua LSM Komunitas Masyarakat Labuhanbatu mengatakan bahwa pihak berwenang dan dinas pendidikan terkait diharapkan segera melakukan penelusuran untuk memverifikasi kebenaran lokasi serta oknum yang terlibat.
"Langkah pembinaan secara internal melalui sekolah dan pendekatan persuasif kepada orang tua menjadi prioritas utama untuk meredam potensi aksi serupa di masa mendatang" sarannya.
Hingga saat ini, tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian setempat dan Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Labuhanbatu untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut atas insiden tersebut. (HBB)