POSMETRO MEDAN,Dairi-- Alfriyansyah Ujung kembali dipercaya mengurus Cabang (Pengcab) Olahraga Wushu Kabupaten Dairi masa bakti 2024–2028. Pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Balai Budaya Pemkab Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Jumat (17/4/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin Wakil Ketua I Wushu Provinsi Sumatera Utara, Sakirudin. Dalam kepengurusan baru ini, Alfriyansyah Ujung didampingi Wakil Ketua Abdi Manullang, Sekretaris Mei Yulinengsi Kurniati Ujung, Bendahara Ariyati Wulandari.
Alfriyansyah mengungkapkan alasan emosional di balik kesediaannya kembali memimpin Wushu Dairi. Ia mengaku prihatin atas minimnya perhatian dan apresiasi terhadap atlet berprestasi di daerah tersebut.
"Saya merasa prihatin. Salah satu atlet kita, Mei Yulinengsi, telah meraih juara, namun minim perhatian dan penghargaan dari pemerintah daerah. Karena itu, saya tergerak membangun sasana latihan secara mandiri," ujarnya.
Saat ini, sebanyak 30 atlet binaan tengah menjalani pelatihan intensif di Sasana Camp Home Fighter, Jalan Mekar, Sidikalang.
Alfriyansyah pun berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Dairi, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana, seperti matras dan pelindung tubuh yang masih terbatas.
Lebih jauh, ia juga menyoroti pemangkasan anggaran pembinaan olahraga dari pemerintah kepada KONI. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi berdampak negatif terhadap aktivitas kepemudaan di Dairi.
"Jika wadah positif ini mati, saya khawatir pemuda akan beralih ke hal-hal negatif. Narkoba sudah mulai merambah kalangan pelajar. Olahraga harus menjadi benteng pertahanan," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam menjaring atlet berbakat hingga ke pelosok desa.
"Pelantikan ini merupakan amanah untuk membawa nama Dairi ke tingkat nasional hingga internasional. Wushu harus menjadi wadah pembentukan mental juara dan sportivitas," ujar Wahyu.