POSMETRO MEDAN,Humbang Hasundutan – Banjir bandang yang menerjang kawasan Aek Singagang, Desa Sionom Hudon Sibulbulon, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Selasa (6/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, menelan korban jiwa. Seorang siswi SMA Negeri 1 Parlilitan dilaporkan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.
Korban diketahui bernama Lestari Barasa, siswi SMA Negeri 1 Parlilitan. Kepergian korban meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat setempat. Ungkapan belasungkawa dan doa terus mengalir atas musibah yang terjadi.
Banjir bandang yang disertai longsor itu juga menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Warga berharap pemerintah daerah lebih serius meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa waktu terakhir.
Peristiwa ini kembali memunculkan kekhawatiran terkait kerusakan lingkungan dan penggundulan hutan di sejumlah wilayah. Sejumlah warga menilai pembukaan lahan secara liar dan minimnya pengawasan menjadi salah satu faktor yang memperparah risiko terjadinya banjir dan longsor.
Masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama aparat terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas perusakan hutan dan pembukaan lahan yang diduga dilakukan secara sembarangan. Langkah pencegahan dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali memakan korban jiwa.
Selain itu, warga juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, termasuk upaya mitigasi bencana, edukasi kepada masyarakat, serta penanganan lingkungan secara berkelanjutan demi menjaga keselamatan warga di kawasan rawan bencana.
Peristiwa tragis ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan demi mencegah bencana di masa mendatang.(Sergap24Jam)