POSMETRO MEDAN, Binjai - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (UNIMED) melatih 80 siswa dan 16 guru Syarief Ar-Rasyid School Kota Binjai dalam mengolah limbah daun kering menjadi kertas bernilai ekonomi melalui teknologi pulping berbasis etnosains Daluang, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai PNBP UNIMED Tahun 2026.
Sebanyak 80 siswa dan 16 guru pendamping mengikuti pelatihan bersama tim pengabdian yang terdiri atas Prof. Dr. Ashar Hasairin, M.Si., Dr. Idramsa, M.Si., Drs. Onggal Sihite, M.Si., Suci Rahmawati, M.Pd., Sailana Mira Rangkuty, M.Pd., Muliawati, M.Pd., dan Nila Zusmita Wasni, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa UNIMED, yakni Sunita Karin Purba, Lidya Revalina Nainggolan, Koriatul Jannah Siregar, dan Cynthya Elizabet Pasaribu.
Ketua tim pengabdian, Prof. Dr. Ashar Hasairin, M.Si., mengatakan program ini bertujuan memanfaatkan limbah daun kering yang selama ini dibakar atau dibuang menjadi produk kreatif sekaligus menumbuhkan keterampilan hidup dan kepedulian lingkungan siswa. "Siswa tidak hanya belajar sains, tetapi juga keterampilan yang memiliki nilai ekonomi," ujarnya.
"Dengan teknologi pulping berbasis etnosains Daluang, limbah daun kering yang selama ini dibakar di sekolah kini bertransformasi menjadi kertas bermutu. Ini adalah percontohan pendidikan lingkungan berbasis kearifan lokal dari UNIMED," pungkas Prof. Dr. Ashar Hasairin.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan proses pembuatan kertas mulai dari fermentasi daun kering, penghalusan pulp, pencetakan, hingga pewarnaan alami dan pembuatan kerajinan tangan. Teknologi yang digunakan juga dirancang ramah lingkungan dengan konsep zero waste.
Kepala sekolah, Dra. Roslaini, B., menyambut baik kegiatan ini dan berharap program dapat berlanjut sebagai kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan literasi ekologi siswa meningkat hingga 35 persen dan setiap peserta berhasil menghasilkan kertas daur ulang yang siap dikembangkan menjadi produk kreatif.(rel)