POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu — Suasana mencekam kini menghantui warga di sekitar Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut.
Kawasan yang seharusnya menjadi tempat tenang bagi dunia pendidikan, mendadak berubah mencekam dan menjelma menjadi "sirkuit maut" ilegal akibat aksi balap liar dan tempat menyetel (menggandeng/mengeset) sepeda motor oleh sekelompok remaja nekat.
Berdasarkan laporan dan keluhan histeris dari masyarakat setempat, aksi bertaruh nyawa ini secara rutin terjadi setiap sore hari, tepatnya mulai pukul 17.00 WIB.
Tanpa memikirkan keselamatan orang lain, para remaja bermotor tersebut secara brutal memacu kendaraan mereka dengan kecepatan tinggi di jalan umum yang padat aktivitas.
Aksi ugal-ugalan tanpa otak ini dinilai menjadi ancaman mematikan yang sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain serta pejalan kaki yang tengah melintas.
"Selain rawan kecelakaan fatal, suara knalpot blong mereka sangat memekakkan telinga. Ini sangat mengganggu ketenangan, apalagi di sini kawasan lingkungan pendidikan," amuk salah seorang warga setempat dengan nada sangat kesal dan frustrasi.
Raungan bising luar biasa dari knalpot non-standar (knalpot brong) tersebut kini telah menjadi momok harian mengerikan yang berhasil merenggut paksa ketenteraman sore warga setempat. Kondisi ini dinilai sudah di luar batas toleransi dan sangat meresahkan.
Tak ingin jatuh korban jiwa, masyarakat setempat kini mendesak keras agar pihak kepolisian dan aparat penegak hukum terkait segera turun tangan melakukan tindakan tegas, membubarkan, dan menangkap para pelaku balap liar tersebut demi mengembalikan fungsi jalan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi publik. (HBB)