Pelukan Hangat Tommy Anggota DPRD Labuhanbatu Basuh Air Mata Korban Kebakaran Talsim

P. Silalahi - Selasa, 26 Mei 2026 18:44 WIB
Habibi
Tommy (Baju Hitam), Anggota DPRD Labuhanbatu dari Fraksi PDI Perjuangan saat Berkunjung ke Rumah Warga Kebakaran di Talsim

POSMETRO MEDAN-Labuhanbatu – Pandangan M Nuh (70) sempat mendadak gelap. Dunia seolah runtuh saat ia menyaksikan rumah idaman tempatnya bernaung di Lingkungan Tahalak Simin (Talsim), Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, telah berubah menjadi puing-puing hitam yang berasap.

Minggu pagi (24/5/2026) itu sejatinya berjalan seperti biasa. M Nuh menarik becak bermotornya demi mencari sewa, sementara sang istri, Farida Hanum (53), bersama anak dan menantunya juga sudah berangkat kerja. Namun, sebuah panggilan telepon dari tetangga memecah ketenangan. Kabar buruk itu nyata, rumahnya diamuk si jago merah.

Saat M Nuh tiba, api sudah berkobar hebat. Harapan dan tabungan puluhan juta rupiah yang dikumpulkannya dengan peluh, ludes tak bersisa dalam sekejap.

Di tengah tatapan kosong dan duka mendalam keluarga M Nuh, secercah kepedulian hadir pada Senin (25/5/2026). Tommy, anggota DPRD Labuhanbatu dari Fraksi PDI Perjuangan, datang melangkah di antara puing-puing sisa kebakaran.

Melihat unggahan musibah tersebut di media sosial, jiwa sosial legislator muda berlatar belakang etnis Tionghoa ini langsung terpanggil. Ia tidak sekadar datang untuk melihat, melainkan untuk hadir seutuhnya sebagai sesama manusia.

Mendengar cerita M Nuh yang terpaksa menumpang di rumah tetangga karena pakaian di badan saja yang tersisa, Tommy langsung mengambil tindakan nyata. Bukan hanya sembako dan tali asih yang ia serahkan, tetapi sebuah kepastian tempat tinggal. Tommy langsung mencarikan dan membayar sewa rumah kontrakan untuk keluarga M Nuh selama enam bulan ke depan.

"Tadi pengakuan mereka menumpang di rumah tetangga. Makanya, kita carikan kontrakan, paling tidak untuk enam bulan ke depan. Kalau rumahnya belum terbangun, kita perpanjang," ujar Pria Berkulit Sawo Matang itu lembut di sela-sela meninjau lokasi.

Suasana haru membuncah di lokasi. Saat M Nuh tak kuasa menahan isak tangisnya menceritakan seluruh harta bendanya yang ludes, Tommy spontan merengkuh tubuh pria paruh baya itu. Pelukan hangat seorang wakil rakyat itu menjadi obat penawar duka yang meruntuhkan sekat pembatas.

Sembari menepuk pundak M Nuh, Tommy menguatkan hati sang penarik becak beserta istri dan menantunya agar tidak terus-menerus dirundung kesedihan.


Editor
: P. Silalahi

Tag:

Berita Terkait

Sumut

LAN Labura Apresiasi Polres Labuhan Batu Gelar Ops Antik Toba 2026

Sumut

Balap Liar Brutal di Tengku Amir Hamzah Kawasan Pendidikan, Nyawa Warga Terancam Setiap Sore

Sumut

Kecamatan Rantau Selatan Raih Juara Umum

Sumut

Diduga Kojek Masih Bebas Kendalikan Peredaran Sabu di Ajamu

Sumut

Polres Labusel Gagalkan Transaksi Sabu

Sumut

Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Sabu Antarwilayah