POSMETRO MEDAN- Munculnya sosok Setya Novanto, mantan Ketua DPR RI sekaligus terpidana kasus korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP) kembali menjadi 'buah bibir'.
Video yang memperlihatkan dirinya menghadiri pesta ulang tahun sang istri dengan konsep bertema grup musik Korea Selatan BTS viral di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Dalam video yang beredar, Setya Novanto tampak menikmati acara bersama keluarga dan para tamu undangan. Namun, kemewahan pesta tersebut justru memunculkan kritik dari sejumlah netizen yang kembali menyoroti kasus korupsi e-KTP yang pernah menjeratnya.
Di berbagai platform media sosial, --seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Melihat Indonesia yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Selasa 28 Juli 2026-- warganet mempertanyakan efek jera terhadap pelaku korupsi.
Sebagian juga kembali menyinggung wacana perampasan aset koruptor dan penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi.
Sorotan terhadap Setya Novanto tidak lepas dari rekam jejaknya dalam perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP senilai Rp5,9 triliun yang menyebabkan kerugian negara sekitar Rp2,31 triliun.
Kasus ini sempat menjadi salah satu perkara korupsi terbesar di Indonesia dan diwarnai berbagai dinamika hukum, mulai dari gugatan praperadilan hingga proses penanganan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Selama menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin, Setya Novanto juga beberapa kali menjadi sorotan karena dugaan fasilitas khusus di dalam lapas. Melalui putusan Peninjauan Kembali (PK), hukumannya kemudian dikurangi dari 15 tahun menjadi 12 tahun 6 bulan.
Ia juga memperoleh sejumlah remisi hingga akhirnya mendapatkan pembebasan bersyarat pada 16 Agustus 2025.
Menanggapi ramainya pemberitaan, pihak Setya Novanto memberikan klarifikasi bahwa acara itu merupakan perayaan ulang tahun istrinya, Deisti Astriani Tagor yang dikenal sebagai penggemar BTS.