POSMETRO MEDAN- Pemko Binjai (Pemerintah Kota) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memberikan klarifikasi terkait video viral di media sosial TikTok yang menyoroti kondisi Jalan Alpukat Raya, Kecamatan Binjai Barat.
Dalam video itu, warga terlihat memperbaiki jalan secara swadaya.
Tak pelak lagi, unggahan itu kemudian mendapat perhatian publik karena disertai narasi yang menyebut pemerintah dinilai tidak peduli terhadap kondisi jalan.
Menanggapi hal ini, Pemko Binjai langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat sesuai dengan kondisi dan program pembangunan yang sebenarnya.
M. Ikhsan Siregar, S.H., M.H., selaku Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai mengapresiasi kepedulian warga yang bergotong royong memperbaiki jalan.
Namun, dia meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum memperoleh informasi secara utuh.
"Kami sangat mengapresiasi kepedulian serta semangat gotong royong warga di Jalan Alpukat Raya. Namun, kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak bermedia sosial. Mohon tidak terburu-buru menggiring opini negatif sebelum mendapatkan informasi yang utuh dari pemerintah," ujar M. Ikhsan Siregar melalui siaran pers tertulis.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kota Binjai, Wahyu Umara, S.T., --sebagaimana dikabarkan dalam sebuah postingan anonim facebook @Althaf mahameru yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Senin 17 Agustus 2026-- memastikan Jalan Alpukat Raya telah masuk dalam program penanganan infrastruktur Pemko Binjai tahun anggaran 2026.
Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan anggaran melalui Transfer Keuangan Daerah (TKD) untuk pelaksanaan pengaspalan dan perbaikan permanen ruas jalan tersebut.
"Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa Jalan Alpukat Raya, Kecamatan Binjai Barat, telah resmi masuk dalam program penanganan dan perbaikan melalui dana TKD tahun anggaran 2026 ini," jelas Wahyu Umara.