POSMETRO MEDAN- Kamis malam, 20 Agustus 2026, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi bergerak senyap di dua kota sekaligus — Purwokerto, Jawa Tengah dan Jakarta.
Operasi yang dimulai dari penyelidikan tertutup itu menghasilkan pengamanan 14 orang: 12 orang di wilayah Purwokerto dan 2 orang langsung di Jakarta.
Jumat pagi, 21 Agustus 2026, KPK resmi mengonfirmasi operasi itu.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan dalam operasi tangkap tangan (OTT) itu terjadi peristiwa tertangkap tangan terduga pelaku tindak pidana korupsi.
Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan salah satu pihak yang diamankan, Rektor Universitas Jenderal Soedirman atau Unsoed, Purwokerto.
"Ada Rektor juga," kata Setyo kepada ANTARA --sebagaimana disiarkan dalam sebuah postingan anonim facebook @desas desus cerdas yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Jumat 21 Agustus 2026.
.Rektor dimaksud Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., Rektor ke-12 Unsoed yang menjabat sejak 2022.
Bersama Akhmad Sodiq, KPK juga mengamankan dua Wakil Rektor Unsoed: Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., Wakil Rektor Bidang Akademik, dan Prof. Norman Arie Prayogo, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.
Selain jajaran pimpinan kampus, turut diamankan Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Unsoed Eko Sumanto, serta sejumlah pihak dari luar lingkungan universitas.